Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Jaya Agra Wattie TbkTrading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Agra Wattie Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 662,4 rb), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp695 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 81,3 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (662,4 rb vs 81,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JAWASIPD
Kapitalisasi Pasar
2,11 T1,3 T
Volume
662,4 rb81,3 rb
Lot
6,62 rb813
Perputaran
86,17 jt56,99 jt
Harga Rata-rata
130,09700,98
Nilai Transaksi
86,17 jt56,99 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
131695
Volume Ekuilibrium Indikatif
92

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAWA
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD