Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Jaya Agra Wattie TbkTrading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Agra Wattie Tbk dan Paperocks Indonesia Tbk.: Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 1,83 jt), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp151 (kapitalisasi pasar 161,25 M, volume 24 jam 1,46 jt). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 11,6× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,83 jt vs 1,46 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JAWAPPRI
Kapitalisasi Pasar
1,87 T161,25 M
Volume
1,83 jt1,46 jt
Lot
18,28 rb14,59 rb
Perputaran
211,69 jt218,65 jt
Harga Rata-rata
115,79149,82
Nilai Transaksi
211,69 jt218,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
115151
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,32 rb191

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAWA
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI