Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Jaya Agra Wattie TbkTrading
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Agra Wattie Tbk dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 1,83 jt), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 2,33 T, volume 24 jam 2,7 jt). Perbedaan utamanya: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,7 jt vs 1,83 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JAWAMAHA
Kapitalisasi Pasar
1,87 T2,33 T
Volume
1,83 jt2,7 jt
Lot
18,28 rb27 rb
Perputaran
211,69 jt378,94 jt
Harga Rata-rata
115,79140,36
Nilai Transaksi
211,69 jt378,94 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
115142
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,32 rb20

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAWA
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA