Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Informasi Teknologi Indonesia Tbk. (JATI) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Informasi Teknologi Indonesia Tbk.Trading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Informasi Teknologi Indonesia Tbk. dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Informasi Teknologi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp94 (kapitalisasi pasar 303,41 M, volume 24 jam 8,75 jt), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 1,27 T, volume 24 jam 16,3 rb). Perbedaan utamanya: Sreeya Sewu Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Informasi Teknologi Indonesia Tbk., dan Informasi Teknologi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,75 jt vs 16,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JATISIPD
Kapitalisasi Pasar
303,41 M1,27 T
Volume
8,75 jt16,3 rb
Lot
87,46 rb163
Perputaran
824,75 jt11 jt
Harga Rata-rata
94,3675
Nilai Transaksi
824,75 jt11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
94685
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,28 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JATI
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Informasi Teknologi Indonesia Tbk.

PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (the “Company”) was established based on Deed No. 127 dated April 11, 2002 of Iman Immanuel Sinaga, S.H., CN, a substitute notary of Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M,S.i. The Company started its commercial operations in 2002. The direct parent entity and ultimate parent entity of the Company are PT Jati Piranti Solusindo and PT Indivara Sejahtera Mandiri.

Selengkapnya di halaman JATI

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD