Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Informasi Teknologi Indonesia Tbk. (JATI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Informasi Teknologi Indonesia Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Informasi Teknologi Indonesia Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Informasi Teknologi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp94 (kapitalisasi pasar 303,41 M, volume 24 jam 8,75 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 1,83 jt). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Informasi Teknologi Indonesia Tbk., dan Informasi Teknologi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,75 jt vs 1,83 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JATIJAWA
Kapitalisasi Pasar
303,41 M1,87 T
Volume
8,75 jt1,83 jt
Lot
87,46 rb18,28 rb
Perputaran
824,75 jt211,69 jt
Harga Rata-rata
94,3115,79
Nilai Transaksi
824,75 jt211,69 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
94115
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,28 rb1,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JATI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Informasi Teknologi Indonesia Tbk.

PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (the “Company”) was established based on Deed No. 127 dated April 11, 2002 of Iman Immanuel Sinaga, S.H., CN, a substitute notary of Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M,S.i. The Company started its commercial operations in 2002. The direct parent entity and ultimate parent entity of the Company are PT Jati Piranti Solusindo and PT Indivara Sejahtera Mandiri.

Selengkapnya di halaman JATI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA