Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Jasnita Telekomindo TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasnita Telekomindo Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Jasnita Telekomindo Tbk diperdagangkan di Rp85 (kapitalisasi pasar 93,1 M, volume 24 jam 13,56 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Jasnita Telekomindo Tbk, dan Jasnita Telekomindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 6,25 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JASTSQMI
Kapitalisasi Pasar
93,1 M885,64 M
Volume
13,56 jt6,25 jt
Lot
135,58 rb62,55 rb
Perputaran
1,17 M366,43 jt
Harga Rata-rata
86,3758,59
Nilai Transaksi
1,17 M366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
8559
Volume Ekuilibrium Indikatif
907774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAST
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Jasnita Telekomindo Tbk

PT Jasnita Telekomindo Tbk ("Company") was established in January 25,1996 based on the Deed of Establishment No. 119 dated January 25, 1996 which made before Agus Madjid, S.H., Notary in Jakarta which was later amended by the Amendment Act Articles of Association No. 45 dated August 14, 1996 made before Susi Susilowaty Wisnu, S.H., Substitute Notary from Agus Madjid, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman JAST

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI