Perbedaan JasmyCoin dan SUPRA: JasmyCoin diperdagangkan di Rp75,34 (kapitalisasi pasar Rp3,72T, volume 24 jam Rp111,49M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3 (kapitalisasi pasar Rp97,86M, volume 24 jam Rp5,28M). Perbedaan utamanya: JasmyCoin jauh lebih besar — sekitar 38× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar JasmyCoin 49,4B / 50B JASMY (99%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JasmyCoin selama 43 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| JASMY | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,72T | Rp97,86M |
Volume (24h) | Rp111,49M | Rp5,28M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B JASMY (99%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →