Perbedaan JasmyCoin dan BENQI: JasmyCoin diperdagangkan di Rp74,54 (kapitalisasi pasar Rp3,7T, volume 24 jam Rp104,21M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,55 (kapitalisasi pasar Rp168,87M, volume 24 jam Rp9,18M). Perbedaan utamanya: JasmyCoin jauh lebih besar — sekitar 21,9× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar JasmyCoin 49,4B / 50B JASMY (99%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JasmyCoin selama 43 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| JASMY | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,7T | Rp168,87M |
Volume (24h) | Rp104,21M | Rp9,18M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B JASMY (99%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →