Perbedaan JasmyCoin dan Obol: JasmyCoin diperdagangkan di Rp74,86 (kapitalisasi pasar Rp3,72T, volume 24 jam Rp111,49M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: JasmyCoin jauh lebih besar — sekitar 123,6× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai beredar JasmyCoin 49,4B / 50B JASMY (99%) dibanding 161,3M / 500M OBOL (33%) milik Obol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JasmyCoin selama 43 Hari dan Obol selama 16 Hari.
| JASMY | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,72T | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp111,49M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 49,4B / 50B JASMY (99%) | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →