Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Indo Tambangraya Megah TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Tambangraya Megah Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Indo Tambangraya Megah Tbk diperdagangkan di Rp23.825 (kapitalisasi pasar 27,15 T, volume 24 jam 1,23 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Indo Tambangraya Megah Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 1,23 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMGSMRA
Kapitalisasi Pasar
27,15 T4,79 T
Volume
1,23 jt12,25 jt
Lot
12,28 rb122,47 rb
Perputaran
29,44 M3,62 M
Harga Rata-rata
23.968,15295,63
Nilai Transaksi
29,44 M3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
23.825298
Volume Ekuilibrium Indikatif
3222,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMG
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah (the company) was established under its original name of PT Indotambangraya Megah base on notarial deed No.13 of Mr Benny Kristianto, SH, dated on Sep 2, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 33 dated 27 Jul 07 and No. 14 dated 22 Oct 07 of Fathiah Helmi concerning among others, the change in the Capital Structure, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman ITMG

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA