Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Indo Tambangraya Megah TbkTrading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Tambangraya Megah Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Indo Tambangraya Megah Tbk diperdagangkan di Rp23.825 (kapitalisasi pasar 27,15 T, volume 24 jam 1,23 jt), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 1,27 T, volume 24 jam 16,3 rb). Perbedaan utamanya: Indo Tambangraya Megah Tbk jauh lebih besar — sekitar 21,4× kapitalisasi pasar Sreeya Sewu Indonesia Tbk., dan Indo Tambangraya Megah Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,23 jt vs 16,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMGSIPD
Kapitalisasi Pasar
27,15 T1,27 T
Volume
1,23 jt16,3 rb
Lot
12,28 rb163
Perputaran
29,44 M11 jt
Harga Rata-rata
23.968,15675
Nilai Transaksi
29,44 M11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
23.825685
Volume Ekuilibrium Indikatif
3221

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMG
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah (the company) was established under its original name of PT Indotambangraya Megah base on notarial deed No.13 of Mr Benny Kristianto, SH, dated on Sep 2, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 33 dated 27 Jul 07 and No. 14 dated 22 Oct 07 of Fathiah Helmi concerning among others, the change in the Capital Structure, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman ITMG

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD