Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) vs Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA)

Indo Tambangraya Megah TbkTrading
Pembangunan Jaya Ancol Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Tambangraya Megah Tbk dan Pembangunan Jaya Ancol Tbk.: Indo Tambangraya Megah Tbk diperdagangkan di Rp23.825 (kapitalisasi pasar 27,15 T, volume 24 jam 1,23 jt), sedangkan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. diperdagangkan di Rp456 (kapitalisasi pasar 739,2 M, volume 24 jam 87,8 rb). Perbedaan utamanya: Indo Tambangraya Megah Tbk jauh lebih besar — sekitar 36,7× kapitalisasi pasar Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dan Indo Tambangraya Megah Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,23 jt vs 87,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMGPJAA
Kapitalisasi Pasar
27,15 T739,2 M
Volume
1,23 jt87,8 rb
Lot
12,28 rb878
Perputaran
29,44 M40,07 jt
Harga Rata-rata
23.968,15456,33
Nilai Transaksi
29,44 M40,07 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
23.825460
Volume Ekuilibrium Indikatif
3224

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMG
Lihat detail
PJAA
Lihat detail

Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah (the company) was established under its original name of PT Indotambangraya Megah base on notarial deed No.13 of Mr Benny Kristianto, SH, dated on Sep 2, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 33 dated 27 Jul 07 and No. 14 dated 22 Oct 07 of Fathiah Helmi concerning among others, the change in the Capital Structure, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman ITMG

Tentang Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

PT Pembangunan Jaya Ancol (Company) was established base on notarial deed No. 33 of Achmad Abid SH, dated July 10, 1992. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 13 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated April 01, 2004.

Selengkapnya di halaman PJAA