Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Indo Tambangraya Megah TbkTrading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Tambangraya Megah Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Indo Tambangraya Megah Tbk diperdagangkan di Rp23.825 (kapitalisasi pasar 27,15 T, volume 24 jam 1,23 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 203,2 rb). Perbedaan utamanya: Indo Tambangraya Megah Tbk jauh lebih besar — sekitar 20,9× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Indo Tambangraya Megah Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,23 jt vs 203,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMGKBLI
Kapitalisasi Pasar
27,15 T1,3 T
Volume
1,23 jt203,2 rb
Lot
12,28 rb2,03 rb
Perputaran
29,44 M65,75 jt
Harga Rata-rata
23.968,15323,58
Nilai Transaksi
29,44 M65,75 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
23.825326
Volume Ekuilibrium Indikatif
32238

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMG
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah (the company) was established under its original name of PT Indotambangraya Megah base on notarial deed No.13 of Mr Benny Kristianto, SH, dated on Sep 2, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 33 dated 27 Jul 07 and No. 14 dated 22 Oct 07 of Fathiah Helmi concerning among others, the change in the Capital Structure, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman ITMG

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI