Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Indo Tambangraya Megah TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Tambangraya Megah Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Indo Tambangraya Megah Tbk diperdagangkan di Rp23.825 (kapitalisasi pasar 27,15 T, volume 24 jam 1,23 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,8 T, volume 24 jam 8,44 jt). Perbedaan utamanya: Indo Tambangraya Megah Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,44 jt vs 1,23 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMGJPFA
Kapitalisasi Pasar
27,15 T23,8 T
Volume
1,23 jt8,44 jt
Lot
12,28 rb84,36 rb
Perputaran
29,44 M17,08 M
Harga Rata-rata
23.968,152.024,41
Nilai Transaksi
29,44 M17,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
23.8252.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
3223,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMG
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah (the company) was established under its original name of PT Indotambangraya Megah base on notarial deed No.13 of Mr Benny Kristianto, SH, dated on Sep 2, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 33 dated 27 Jul 07 and No. 14 dated 22 Oct 07 of Fathiah Helmi concerning among others, the change in the Capital Structure, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman ITMG

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA