Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Sumber Energi Andalan TbkTrading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Energi Andalan Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Sumber Energi Andalan Tbk diperdagangkan di Rp1.315 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 22,7 rb), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 1,27 T, volume 24 jam 16,3 rb). Perbedaan utamanya: Sumber Energi Andalan Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Sumber Energi Andalan Tbk lebih aktif diperdagangkan (22,7 rb vs 16,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMASIPD
Kapitalisasi Pasar
1,33 T1,27 T
Volume
22,7 rb16,3 rb
Lot
227163
Perputaran
30,08 jt11 jt
Harga Rata-rata
1.325,15675
Nilai Transaksi
30,08 jt11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
685
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMA
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Sumber Energi Andalan Tbk

PT Sumber Energi Andalan Tbk (the Company) was established based on Notarial deed No. 6 dated September 21, 2011 of Leolin Jayayanti, S.H., notary in Jakarta. PT Sumber Energi Andalan Tbk manufactures gold jewelry such as necklaces, bracelets, rings, and pendants. The company has a factory located on a site of 18.3 Ha in the industrial estate Rungkut, Surabaya. Previously the Company's name had been changed from PT Itamaraya Gold Industry Tbk to PT Itamaraya Tbk.

Selengkapnya di halaman ITMA

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD