Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Sumber Energi Andalan TbkTrading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Energi Andalan Tbk dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Sumber Energi Andalan Tbk diperdagangkan di Rp1.315 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 22,7 rb), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp885 (kapitalisasi pasar 2,43 T, volume 24 jam 208,7 rb). Perbedaan utamanya: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. lebih aktif diperdagangkan (208,7 rb vs 22,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMAPORT
Kapitalisasi Pasar
1,33 T2,43 T
Volume
22,7 rb208,7 rb
Lot
2272,09 rb
Perputaran
30,08 jt203,33 jt
Harga Rata-rata
1.325,15974,26
Nilai Transaksi
30,08 jt203,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
965
Volume Ekuilibrium Indikatif
2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMA
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Sumber Energi Andalan Tbk

PT Sumber Energi Andalan Tbk (the Company) was established based on Notarial deed No. 6 dated September 21, 2011 of Leolin Jayayanti, S.H., notary in Jakarta. PT Sumber Energi Andalan Tbk manufactures gold jewelry such as necklaces, bracelets, rings, and pendants. The company has a factory located on a site of 18.3 Ha in the industrial estate Rungkut, Surabaya. Previously the Company's name had been changed from PT Itamaraya Gold Industry Tbk to PT Itamaraya Tbk.

Selengkapnya di halaman ITMA

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT