Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Sumber Energi Andalan TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Energi Andalan Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Sumber Energi Andalan Tbk diperdagangkan di Rp1.315 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 22,7 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,8 T, volume 24 jam 8,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Sumber Energi Andalan Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,44 jt vs 22,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITMAJPFA
Kapitalisasi Pasar
1,33 T23,8 T
Volume
22,7 rb8,44 jt
Lot
22784,36 rb
Perputaran
30,08 jt17,08 M
Harga Rata-rata
1.325,152.024,41
Nilai Transaksi
30,08 jt17,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITMA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Sumber Energi Andalan Tbk

PT Sumber Energi Andalan Tbk (the Company) was established based on Notarial deed No. 6 dated September 21, 2011 of Leolin Jayayanti, S.H., notary in Jakarta. PT Sumber Energi Andalan Tbk manufactures gold jewelry such as necklaces, bracelets, rings, and pendants. The company has a factory located on a site of 18.3 Ha in the industrial estate Rungkut, Surabaya. Previously the Company's name had been changed from PT Itamaraya Gold Industry Tbk to PT Itamaraya Tbk.

Selengkapnya di halaman ITMA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA