Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) vs Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading
Triputra Agro Persada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Tobacco Tbk. dan Triputra Agro Persada Tbk.: Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 106 rb), sedangkan Triputra Agro Persada Tbk. diperdagangkan di Rp1.570 (kapitalisasi pasar 30,87 T, volume 24 jam 22,74 jt). Perbedaan utamanya: Triputra Agro Persada Tbk. jauh lebih besar — sekitar 164,1× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Triputra Agro Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (22,74 jt vs 106 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITICTAPG
Kapitalisasi Pasar
188,14 M30,87 T
Volume
106 rb22,74 jt
Lot
1,06 rb227,43 rb
Perputaran
21,11 jt35,64 M
Harga Rata-rata
199,121.566,91
Nilai Transaksi
21,11 jt35,64 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1991.570
Volume Ekuilibrium Indikatif
27782

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail
TAPG
Lihat detail

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC

Tentang Triputra Agro Persada Tbk.

PT Triputra Agro Persada Tbk (the Company) was established under the name of PT Alam Permata Indah based on Notarial Deed No. 4 of Ir. Rusli, S.H., dated January 24, 2005. In 2005, the Company through its Subsidiaries carried out trading business activities, development, industry and agriculture by acquiring PT Brahma Binabakti and PT Kirana Sekernan which is engaged in oil palm plantations, the palm oil processing industry and rubber plantation.

Selengkapnya di halaman TAPG