Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Tobacco Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp228 (kapitalisasi pasar 212,6 M, volume 24 jam 462,7 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 1,78 T, volume 24 jam 71 rb). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Indonesian Tobacco Tbk. lebih aktif diperdagangkan (462,7 rb vs 71 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITICPSSI
Kapitalisasi Pasar
212,6 M1,78 T
Volume
462,7 rb71 rb
Lot
4,63 rb710
Perputaran
104,24 jt23,39 jt
Harga Rata-rata
225,28329,44
Nilai Transaksi
104,24 jt23,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
228
Volume Ekuilibrium Indikatif
97

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI