Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Tobacco Tbk. dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 106 rb), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp885 (kapitalisasi pasar 2,43 T, volume 24 jam 208,7 rb). Perbedaan utamanya: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,9× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. lebih aktif diperdagangkan (208,7 rb vs 106 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITICPORT
Kapitalisasi Pasar
188,14 M2,43 T
Volume
106 rb208,7 rb
Lot
1,06 rb2,09 rb
Perputaran
21,11 jt203,33 jt
Harga Rata-rata
199,12974,26
Nilai Transaksi
21,11 jt203,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
199965
Volume Ekuilibrium Indikatif
272

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT