Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) vs Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading
Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Tobacco Tbk. dan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.: Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 106 rb), sedangkan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. diperdagangkan di Rp162 (kapitalisasi pasar 313,03 M, volume 24 jam 974,5 rb). Perbedaan utamanya: Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. lebih aktif diperdagangkan (974,5 rb vs 106 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITICPJHB
Kapitalisasi Pasar
188,14 M313,03 M
Volume
106 rb974,5 rb
Lot
1,06 rb9,75 rb
Perputaran
21,11 jt157,72 jt
Harga Rata-rata
199,12161,85
Nilai Transaksi
21,11 jt157,72 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
199162
Volume Ekuilibrium Indikatif
2769

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail
PJHB
Lihat detail

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC

Tentang Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

PT. Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. hereinafter referred to as the Company, was established under the name PT. Pelayaran Dalam Negeri Jaya Hidup Baru in Surabaya based on the Deed of Notary Susanto Tjiptowidjojo, S.H., Number 3 dated October 9, 2008. The Company controlling shareholder is Hero Gozali.

Selengkapnya di halaman PJHB