Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) vs Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading
Multi Hanna Kreasindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesian Tobacco Tbk. dan Multi Hanna Kreasindo Tbk.: Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 106 rb), sedangkan Multi Hanna Kreasindo Tbk. diperdagangkan di Rp137 (kapitalisasi pasar 510 M, volume 24 jam 7,95 jt). Perbedaan utamanya: Multi Hanna Kreasindo Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Multi Hanna Kreasindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,95 jt vs 106 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ITICMHKI
Kapitalisasi Pasar
188,14 M510 M
Volume
106 rb7,95 jt
Lot
1,06 rb79,48 rb
Perputaran
21,11 jt1,1 M
Harga Rata-rata
199,12138,19
Nilai Transaksi
21,11 jt1,1 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
199137
Volume Ekuilibrium Indikatif
27911

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail
MHKI
Lihat detail

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC

Tentang Multi Hanna Kreasindo Tbk.

PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (Company), was established on September 23, 2004 based on Deed of Notary Drajat Dramaji, S.H., No.165. The company became effective commercially on September 23, 2004. The parent entity of the Company is PT Multi Hanna Sinergitama and the ultimate beneficial owners of the Company are Mr. Shahabuddin and Mr. Alwi.

Selengkapnya di halaman MHKI