Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP-W) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp13 (kapitalisasi pasar 10,5 M, volume 24 jam 9,71 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 84,3× kapitalisasi pasar Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk., dan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,71 jt vs 6,25 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ISAP-WSQMI
Kapitalisasi Pasar
10,5 M885,64 M
Volume
9,71 jt6,25 jt
Lot
97,14 rb62,55 rb
Perputaran
125,85 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
12,9658,59
Nilai Transaksi
125,85 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1359
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SQMI
Lihat detail

Tentang Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.

PT Isra Presisi Indonesia Tbk ("The Company") was established on October 22, 2011 based on Notary Deed No. 47 of Evi Nursamsiyati, S.H. The Company started its commercial operations in2011.

Selengkapnya di halaman ISAP-W

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI