Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP-W) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp13 (kapitalisasi pasar 10,5 M, volume 24 jam 9,71 jt), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 106 rb). Perbedaan utamanya: Indonesian Tobacco Tbk. jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk., dan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,71 jt vs 106 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ISAP-WITIC
Kapitalisasi Pasar
10,5 M188,14 M
Volume
9,71 jt106 rb
Lot
97,14 rb1,06 rb
Perputaran
125,85 jt21,11 jt
Harga Rata-rata
12,96199,12
Nilai Transaksi
125,85 jt21,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
13199
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb27

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail

Tentang Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.

PT Isra Presisi Indonesia Tbk ("The Company") was established on October 22, 2011 based on Notary Deed No. 47 of Evi Nursamsiyati, S.H. The Company started its commercial operations in2011.

Selengkapnya di halaman ISAP-W

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC