Perbedaan Irys dan STBL: Irys diperdagangkan di Rp292,79 (kapitalisasi pasar Rp751,45M, volume 24 jam Rp91,19M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp410,26 (kapitalisasi pasar Rp286,41M, volume 24 jam Rp18,39M). Perbedaan utamanya: Irys jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai STBL dibatasi (700M / 10B STBL (8%)), sedangkan Irys terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Irys selama 2 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| IRYS | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp751,45M | Rp286,41M |
Volume (24h) | Rp91,19M | Rp18,39M |
Suplai yang Beredar | 2,6B IRYS | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token IRYS menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp295,927 dan market cap Rp760,62 juta. Moving averages memberikan sinyal bullish kuat (9 buy vs 4 sell), sementara osilator netral. Token sedang berada di zona resistance R1 (Rp294) dengan support kuat di S1 (Rp269). Hold time rata-rata hanya 2 hari menunjukkan aktivitas trading aktif.
Outlook positif dengan momentum bullish jangka pendek, namun perlu waspada volatilitas tinggi karena hold time pendek. Peluang ada di breakout di atas R1, risiko utama adalah koreksi ke support S1 jika gagal menembus resistance.
STBL diperdagangkan pada Rp403,519 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Pivot point kunci di Rp446, support kuat di Rp433 dan resistance di Rp455. Market cap Rp282,11 juta dengan supply terbatas 10 juta token namun hanya 8% yang beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan waktu hold rata-rata hanya 7 hari. Investor perlu waspada terhadap fluktuasi harga cepat di zona resistance.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →