Perbedaan Irys dan Newton Protocol: Irys diperdagangkan di Rp295,54 (kapitalisasi pasar Rp758,71M, volume 24 jam Rp95,24M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp673,34 (kapitalisasi pasar Rp210,49M, volume 24 jam Rp37,31M). Perbedaan utamanya: Irys jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Newton Protocol, dan suplai Newton Protocol dibatasi (312,8M / 1B NEWT (32%)), sedangkan Irys terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Irys selama 2 Hari dan Newton Protocol selama 26 Hari.
| IRYS | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp758,71M | Rp210,49M |
Volume (24h) | Rp95,24M | Rp37,31M |
Suplai yang Beredar | 2,6B IRYS | 312,8M / 1B NEWT (32%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →