Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasa Armada Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 1,67 T, volume 24 jam 278,4 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Jasa Armada Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 278,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCMSQMI
Kapitalisasi Pasar
1,67 T885,64 M
Volume
278,4 rb6,25 jt
Lot
2,78 rb62,55 rb
Perputaran
88,12 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
316,5358,59
Nilai Transaksi
88,12 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
31859
Volume Ekuilibrium Indikatif
6774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCM
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI