Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasa Armada Indonesia Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 1,67 T, volume 24 jam 278,4 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 2,02 T, volume 24 jam 61,81 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (61,81 jt vs 278,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCMOASA
Kapitalisasi Pasar
1,67 T2,02 T
Volume
278,4 rb61,81 jt
Lot
2,78 rb618,11 rb
Perputaran
88,12 jt20,29 M
Harga Rata-rata
316,53328,24
Nilai Transaksi
88,12 jt20,29 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
318328
Volume Ekuilibrium Indikatif
612,74 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCM
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA