Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) vs Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI)

Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading
Kedawung Setia Industrial Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasa Armada Indonesia Tbk. dan Kedawung Setia Industrial Tbk.: Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 1,67 T, volume 24 jam 278,4 rb), sedangkan Kedawung Setia Industrial Tbk. diperdagangkan di Rp444 (kapitalisasi pasar 719,28 M, volume 24 jam 3 rb). Perbedaan utamanya: Jasa Armada Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Kedawung Setia Industrial Tbk., dan Jasa Armada Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (278,4 rb vs 3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCMKDSI
Kapitalisasi Pasar
1,67 T719,28 M
Volume
278,4 rb3 rb
Lot
2,78 rb30
Perputaran
88,12 jt1,33 jt
Harga Rata-rata
316,53443,8
Nilai Transaksi
88,12 jt1,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
318
Volume Ekuilibrium Indikatif
6

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCM
Lihat detail
KDSI
Lihat detail

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM

Tentang Kedawung Setia Industrial Tbk.

PT. Kedawung Setia Industrial Tbk (the Company) was established under the name PT Kedawung Setia Industrial Ltd., under the Domestic Capital Investment Law No.6 of 1968 (as amended by Law No. 25 year 2007) based on Notarial Deed No. 30 dated January 9, 1973 of Djoko Soepadmo, S.H. PT. Kedawung Setia Industrial Tbk. produces and sells enamel cookware and it`s subsidiary company produces corrugated carton box.

Selengkapnya di halaman KDSI