Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.170 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 631,1 rb), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 405,76 M, volume 24 jam 142,1 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Damai Sejahtera Abadi Tbk., dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (631,1 rb vs 142,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCUFOE
Kapitalisasi Pasar
2,11 T405,76 M
Volume
631,1 rb142,1 rb
Lot
6,31 rb1,42 rb
Perputaran
737,4 jt19,83 jt
Harga Rata-rata
1.168,43139,55
Nilai Transaksi
737,4 jt19,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.170140
Volume Ekuilibrium Indikatif
305

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE