Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Trias Sentosa Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Trias Sentosa Tbk. diperdagangkan di Rp484 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 17,9 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (222,6 rb vs 17,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| IPCC | TRST | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 2,26 T | 1,36 T |
Volume | 222,6 rb | 17,9 rb |
Lot | 2,23 rb | 179 |
Perputaran | 275,94 jt | 8,65 jt |
Harga Rata-rata | 1.239,62 | 483,4 |
Nilai Transaksi | 275,94 jt | 8,65 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 1.240 | 484 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 163 | 150 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →PT Trias Sentosa Tbk was established on November 23, 1979 and started commercial operation in 1984 with total capacity of 4.500 tons BOPP (biaxially oriented polypropylene) film per annum. In 1989, the Company completed expansion of its second line BOPP film with capacity of 7.500 tons per annum. In 1993, the Company completed its expansion of third line BOPP film with capacity of 12.000 tons per annum, and in 1995, Polyester film project with total capacity of 12.000 tons were completed. In 1996, the Company completed its expansion of fourth line BOPP film with total capacity of 16.000 tons. Currently, the Company is the largest BOPP Film and Polyester Film producer in Indonesia.
Selengkapnya di halaman TRST →