Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Timah Tbk. (TINS)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Timah Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.570 (kapitalisasi pasar 26,07 T, volume 24 jam 40,77 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,77 jt vs 222,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCTINS
Kapitalisasi Pasar
2,26 T26,07 T
Volume
222,6 rb40,77 jt
Lot
2,23 rb407,66 rb
Perputaran
275,94 jt146,02 M
Harga Rata-rata
1.239,623.581,97
Nilai Transaksi
275,94 jt146,02 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2403.570
Volume Ekuilibrium Indikatif
16313,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS