Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Tembaga Mulia Semanan Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Tembaga Mulia Semanan Tbk. diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar 903,66 M, volume 24 jam 3 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Tembaga Mulia Semanan Tbk., dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (222,6 rb vs 3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| IPCC | TBMS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 2,26 T | 903,66 M |
Volume | 222,6 rb | 3 rb |
Lot | 2,23 rb | 30 |
Perputaran | 275,94 jt | 3,69 jt |
Harga Rata-rata | 1.239,62 | 1.229,33 |
Nilai Transaksi | 275,94 jt | 3,69 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 1.240 | — |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 163 | — |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk was incorporated based on the Notarial Deed No. 31 dated February 3, 1977 of Kartini Muljadi, S.H., as amended by Notarial Deed No. 48 dated July 6, 1977 of the same notary. The company has started commercial production since Dec 1979. And started production/assembly of electronics wire/cable in 1993. Drawn wire in 1995 and assembly of optical fibre cable in 1998, tinned copper in 1998.
Selengkapnya di halaman TBMS →