Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.170 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 631,1 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 5,38 T, volume 24 jam 5,52 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,52 jt vs 631,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCSMRA
Kapitalisasi Pasar
2,11 T5,38 T
Volume
631,1 rb5,52 jt
Lot
6,31 rb55,21 rb
Perputaran
737,4 jt1,81 M
Harga Rata-rata
1.168,43327,64
Nilai Transaksi
737,4 jt1,81 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.170328
Volume Ekuilibrium Indikatif
30199

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA