Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp258 (kapitalisasi pasar 678,4 M, volume 24 jam 25,57 jt). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Charlie Hospital Semarang Tbk., dan Charlie Hospital Semarang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (25,57 jt vs 222,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCRSCH
Kapitalisasi Pasar
2,26 T678,4 M
Volume
222,6 rb25,57 jt
Lot
2,23 rb255,67 rb
Perputaran
275,94 jt6,57 M
Harga Rata-rata
1.239,62256,8
Nilai Transaksi
275,94 jt6,57 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.240258
Volume Ekuilibrium Indikatif
163110

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH