Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 10,19 T, volume 24 jam 593,9 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (593,9 rb vs 222,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCRLCO
Kapitalisasi Pasar
2,26 T10,19 T
Volume
222,6 rb593,9 rb
Lot
2,23 rb5,94 rb
Perputaran
275,94 jt1,91 M
Harga Rata-rata
1.239,623.220,03
Nilai Transaksi
275,94 jt1,91 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2403.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
16387

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO