Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 42,2 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (222,6 rb vs 42,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCPSSI
Kapitalisasi Pasar
2,26 T1,71 T
Volume
222,6 rb42,2 rb
Lot
2,23 rb422
Perputaran
275,94 jt13,42 jt
Harga Rata-rata
1.239,62318,11
Nilai Transaksi
275,94 jt13,42 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.240316
Volume Ekuilibrium Indikatif
163600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI