Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. (NAIK)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar 2,05 T, volume 24 jam 770 rb), sedangkan Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp93 (kapitalisasi pasar 309,64 M, volume 24 jam 4,14 jt). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Adiwarna Anugerah Abadi Tbk., dan Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,14 jt vs 770 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCNAIK
Kapitalisasi Pasar
2,05 T309,64 M
Volume
770 rb4,14 jt
Lot
7,7 rb41,38 rb
Perputaran
864,05 jt379,12 jt
Harga Rata-rata
1.122,1491,63
Nilai Transaksi
864,05 jt379,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.12593
Volume Ekuilibrium Indikatif
20591

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
NAIK
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.

PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk was established based on Deed of notary Rony Saputra Sudarmo, SH., No.4 dated 8 May 2007. The Company started its commercial operations in 2007. The Company parent entity is PT Adiwarna Anugerah Investama. Mr. Johannes and Mrs. Ernawati is the final controller of the Company.

Selengkapnya di halaman NAIK