Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Kabelindo Murni TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Kabelindo Murni Tbk: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.240 (kapitalisasi pasar 2,26 T, volume 24 jam 222,6 rb), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp290 (kapitalisasi pasar 324,8 M, volume 24 jam 41,8 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (222,6 rb vs 41,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCKBLM
Kapitalisasi Pasar
2,26 T324,8 M
Volume
222,6 rb41,8 rb
Lot
2,23 rb418
Perputaran
275,94 jt12,06 jt
Harga Rata-rata
1.239,62288,52
Nilai Transaksi
275,94 jt12,06 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.240294
Volume Ekuilibrium Indikatif
1631

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM