Perbedaan Story dan Tether Gold: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp72.880.283 (kapitalisasi pasar Rp44,58T, volume 24 jam Rp2,41T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 23,2× kapitalisasi pasar Story, dan suplai beredar Story 356,6M IP dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 22 Hari dan Tether Gold selama 37 Hari.
| IP | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp44,58T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp2,41T |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 22 Hari | 37 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →