Perbedaan Story dan USDS: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.876 (kapitalisasi pasar Rp175,17T, volume 24 jam Rp3,09T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 91,2× kapitalisasi pasar Story, dan suplai beredar Story 356,6M IP dibanding 9,8B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| IP | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp175,17T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp3,09T |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 24 Hari | 12 Hari |
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →