Perbedaan Story dan Theta Network: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp103,32M). Perbedaan utamanya: Theta Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 22 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| IP | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp103,32M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →