Perbedaan Story dan Xertra: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Xertra diperdagangkan di Rp151,63 (kapitalisasi pasar Rp332,35M, volume 24 jam Rp68,46M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Xertra, dan suplai beredar Story 356,6M IP dibanding 2,2B STRAX milik Xertra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Xertra selama 39 Hari.
| IP | STRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp332,35M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp68,46M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 2,2B STRAX |
Typical Hold Time | 24 Hari | 39 Hari |
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan kepada perusahaan, termasuk meluncurkan sidechain privat, menjalankan node penuh, mengembangkan dan menyebarkan kontrak pintar, platform peluncuran koin perdana, dan aplikasi proof-of-identity. Perusahaan ini juga menyediakan dompet mata uang kripto dan layanan konsultasi blockchain.
Selengkapnya di halaman STRAX →