Perbedaan Story dan Steem: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Steem diperdagangkan di Rp642,61 (kapitalisasi pasar Rp400,47M, volume 24 jam Rp44,71M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Steem, dan suplai beredar Story 356,6M IP dibanding 552,3M STEEM milik Steem. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Steem selama 44 Hari.
| IP | STEEM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp400,47M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp44,71M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 552,3M STEEM |
Typical Hold Time | 24 Hari | 44 Hari |
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Steem (STEEM) adalah mata uang kripto asli dari blockchain Steem, sebuah platform media sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengguna atas pembuatan, kurasi, dan interaksi dengan konten. STEEM bertujuan untuk mendemokratisasi media sosial dan memonetisasi konten dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman STEEM →