Perbedaan Story dan Somnia: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.869 (kapitalisasi pasar Rp455,22M, volume 24 jam Rp101,03M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai Somnia dibatasi (243,2M / 1B SOMI (25%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 22 Hari dan Somnia selama 31 Hari.
| IP | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp455,22M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp101,03M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →