Perbedaan Story dan Raydium: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.524 (kapitalisasi pasar Rp3,08T, volume 24 jam Rp115,02M). Perbedaan utamanya: Raydium lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| IP | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp3,08T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp115,02M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token IP saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp1,92 triliun dengan supply beredar 356,6 juta token. Hold time rata-rata 24 hari menunjukkan aktivitas trading yang cukup aktif. Data teknis menunjukkan volatilitas yang wajar untuk aset kripto dengan volume trading yang stabil di pasar Indonesia.
Outlook: Potensi pertumbuhan didukung oleh aktivitas trading yang sehat, namun risiko volatilitas kripto tetap tinggi. Perhatikan likuiditas di bursa lokal dan perkembangan regulasi kripto di Indonesia yang dapat mempengaruhi harga.
RAY saat ini diperdagangkan di Rp11.288 dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan, meskipun rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual. Token ini telah mencapai volume perdagangan kumulatif lebih dari Rp1.000 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, menunjukkan adopsi yang kuat. Pivot point kunci berada di Rp11.324 dengan support terdekat di Rp11.252.
Outlook jangka pendek positif didukung momentum volume tinggi dan integrasi SpaceX IPO, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko teknis jaringan Solana. Peluang utama terletak pada pertumbuhan ekosistem DeFi, sementara risiko termasuk fluktuasi pasar kripto yang cepat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →