Perbedaan Story dan BENQI: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,86 (kapitalisasi pasar Rp171,7M, volume 24 jam Rp10,08M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| IP | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp171,7M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp10,08M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →