Perbedaan Story dan Puffer: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp220,96 (kapitalisasi pasar Rp111,57M, volume 24 jam Rp15,55M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 17,2× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai Puffer dibatasi (506,6M / 1B PUFFER (51%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Puffer selama 12 Hari.
| IP | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp111,57M |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp15,55M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 12 Hari |
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →