Perbedaan Story dan Plume Network: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp203,77 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp212,24M). Perbedaan utamanya: Story lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Plume Network dibatasi (6,2B / 10B PLUME (62%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 24 Hari dan Plume Network selama 20 Hari.
| IP | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp212,24M |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 6,2B / 10B PLUME (62%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →