Perbedaan Story dan Pepe: Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0505 (kapitalisasi pasar Rp20,78T, volume 24 jam Rp4,42T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Story, dan suplai Pepe dibatasi (413,8T / 413,8T PEPE (100%)), sedangkan Story terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Story selama 22 Hari dan Pepe selama 52 Hari.
| IP | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,92T | Rp20,78T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp4,42T |
Suplai yang Beredar | 356,6M IP | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →